KUALA KURUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng tahun 2020.
Dalam simulasi itu, dilakukan sesuai ketentuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, melibatkan pemilih dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) rill di TPS 10, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun. Tercatat, di TPS itu ada 233 pemilih dan dilaksanakan sesuai ketentuan, mulai pukul 07.00 WIB-13.00 WIB.
”Simulasi ini merupakan gambaran untuk pelaksanaan Pilkada Kalteng pada 9 Desember. Semua yang kami laksanakan semunnya riil, mulai dari tahapan awal hingga akhir pencoblosan, sampai penerapan protokol kesehatan,” ucap Ketua KPU Kabupaten Gumas Stepenson, Jumat, 27 November 2020.
Dari pelaksanaan simulasi itu, ada beberapa evaluasi yang menjadi catatan, yakni terkait waktu yang diperlukan pemilih untuk melakukan pencoblosan di TPS. Berdasarkan evaluasi, ada perubahan waktu yang diperlukan pemilih saat ada di TPS. Awalnya diperkirakan 3-4 menit, namun ternyata bisa diterapkan 2-3 menit untuk satu orang pemilih.
”Selain itu, yang menjadi evaluasi kami adalah, terkait pemilih tidak membawa alat tulis, dan pemasangan sarung tangan yang memerlukan waktu. Ini yang membuat proses pencoblosan menjadi lambat, dan harus ada perbaikan oleh KPPS,” tuturnya.
Dalam pelaksanaan pencoblosan nanti, semua pemilih harus mempersiapkan dokumen dan alat yang wajib dibawa, seperti masker, Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan (suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat dan alat tulis, sebelum menuju ke TPS.
”Kami minta masyarakat untuk tidak perlu takut datang ke TPS, karena dari sisi penerapan protokol kesehatan sudah diterapkan. Tentunya, kami juga minta kepada masyarakat agar tetap tertib dalam menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya.
Dalam simulasi tersebut, juga dihadiri Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, Komisioner KPU, Wakapolres Kompol Theodorus Priyo Santosa, Kasat Intelkam AKP Tri Prasetyo, Kasat Sabhara Ipda AA Gede Raka Sumiartha, Kapolsek Kurun Iptu Sugeng Purwanto, dan seluruh anggota PPK.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post