Dana Kartu Gunung Mas Pintar Raib Diambil Tangan Tak Bertuan

KUALA KURUN – Tahun 2020, tujuh peserta didik dari keluarga tidak mampu di SDN 2 Tumbang Rahuyan, Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) masuk dalam data sebagai calon penerima Kartu Gunung Mas Pintar. Ini berdasarkan surat pernyataan Kepala Sekolah SDN 2 Tumbang Rahuyan Nomor 424/155./SDN 2 TR./VIII/2020.

Penetapan calon penerima Kartu Gunung Mas Pintar tersebut sudah melalui hasil tinjauan lapangan, verifikasi faktual ke rumah-rumah, dan validasi data peserta didik yang bersangkutan. Hasilnya, tujuh peserta didik ini dinilai layak sebagai penerima.

Baca juga berita lainnya

Namun belakangan ini, ketika orang tua dari tujuh peserta didik kebingungan. Dana Kartu Gunung Mas Pintar sebesar Rp 900.000 setiap tahunnya ini tiba-tiba sudah diambil dari rekening yang mereka buat.

”Meski anak saya terdaftar dalam penerima Kartu Gunung Mas Pintar, namun sampai sekarang belum menerima uang tersebut,” ucap salah satu orang tua peserta didik Nursina (40), Selasa, 29 September 2020.

Dia mengakui, dana bantuan itu sebenarnya ingin diambil pada 30 Agustus 2020 lalu. Dengan menyewa mobil, mereka menuju ke salah satu bank di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing. Namun berdasarkan keterangan dari pihak bank, bahwa dana itu sudah diambil pada 8 Agustus lalu.

”Saat kami tanya ke kepala sekolah, katanya dana tersebut belum masuk ke rekening. Ketika orang tua ke bank, dana itu ternyata sudah dicairkan. Kami tidak mengetahui siapa yang diambil,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDN 2 Tumbang Rahuyan Nani Watie mengatakan, untuk data peserta didik penerima Kartu Gunung Mas Pintar pada tahun 2020 belum diterima dari dinas terkait.

”Untuk peserta didik di SDN 2 Tumbang Rahuyan, belum ada data yang masuk terkait peserta didik yang menerima Kartu Gunung Mas Pintar pada tahun 2020 ini,” tandasnya.

(sid/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR