KUALA KURUN – Dari 114 desa di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), tercatat sudah 104 desa yang menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD), untuk warga terdampak virus korona atau Covid-19. Dari jumlah itu, 89 desa sudah terlebih dulu menyalurkan tahap pertama dan kedua, sedangkan 15 desa menyalurkan pada Bulan Juli tahun 2020, untuk tahap pertama, kedua, dan ketiga.
“Rinciannya, 48 desa sudah penyaluran BLT DD tahap pertama, 53 desa sudah penyaluran BLT DD tahap kedua, dan tiga desa sudah penyaluran BLT DD tahap ketiga,” ucap Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gumas Gantian Pasti, melalui Kasi Penataan Administrasi Desa Simon, S.Sos, M.A.P, Jumat, 3 Juli 2020.
Dia mengatakan, untuk tiga desa yang sudah melakukan penyaluran BLT dana desa mulai dari tahap pertama, kedua, dan ketiga, yakni Bereng Malaka dan Talangkah di Kecamatan Rungan, serta Desa Tumbang Pasangon Kecamatan Kahayan Hulu Utara.
“Kami berharap desa-desa lain yang sudah menyalurkan BLT DD tahap pertama dan kedua, bisa segera menyalurkan BLT DD untuk tahap ketiga,” ujarnya.
Dia menuturkan, ada tersisa 10 desa yang sama sekali belum menyalurkan BLT DD, yakni Gohong, Tumbang Sian, Tumbang Takaoi, Lawang Kanji, Tumbang Mahuroi, Tumbang Maraya, Hantapang, Tumbang Mujai, Sangal, dan Tumbang Karitak.
“10 desa itu tersebar di Kecamatan Manuhing, Kahayan Hulu Utara, Damang Batu, Rungan Hulu, dan Sepang,” tuturnya.
Dia menambahkan, 10 desa yang belum penyaluran BLT dana desa mayoritas terkendala dengan belum dilaksanakannya musyawarah desa khusus (musdesus) untuk menetapkan keluarga penerima manfaat (KPM) warga yang berhak menerima BLT DD.
“Jika dari musdesus itu tercapai kesepakatan penetapan KPM BLT DD, akan dilanjutkan dengan pengesahan camat, membuat Peraturan Kepala Desa (Perkades), setelah itu baru bisa disalurkan,” tandasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post