TAMIANG LAYANG – Momentum hari jadi Kabupaten Barito Timur (Bartim) yang ke 20, terlihat sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Jika sebelumnya tidak pernah ada tanaman Bonsai yang menghiasi stand peserta pameran, tapi pada momen ini, tanaman Bonsai ditampilkan oleh Komunitas Nansarunai Jaya yang ambil bagian dalam kegiatan tersbut.
Bonsai adalah tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal dengan tujuan membuat miniatur dari bentuk asli pohon besar yang sudah tua di alam bebas. Jhony selaku pemilik tanaman Bonsai menjelaskan bahwa dirinya baru pertama kali memajang tanaman binaannya pada giat pameran.
“Saya baru kali ini mengikuti pameran untuk menampilkan bonsai, Bonsai yang ada ini dijual dari harga Rp 50 ribu hingga jutaan,” terangnya di lokasi pameran, Kamis 21 Juli 2022. Karena event kejuaraan Bonsai cukup ramai hingga event nasional dan nilai ekonominya juga cukup tinggi.
“Harapan kedepan di Barito Timur akan ada Komunitas Bonsai karena saat ini masih belum ada komunitas itu,” tuturnya. Di daerah lain sudah terbentuk komunitas, diantaranya di Muara Teweh, Sampit dan daerah Kalsel. Harapan saya jangan sampai para pecinta bonsai di Barito Timur ketinggalan dengan daerah lain,” katanya.
Jhony mengungkapkan bahwa dirinya sudah 12 tahun menggeluti dunia Bonsai dengan jumlah tanaman Bonsai puluhan pohon dan cara merawatnya pun cukup mudah, hanya disiram setiap hari dan dibentuk sesuai dengan yang kita inginkan,” terangnya.
Dijelaskan, bahwa saat ini cukup banyak petani Bonsai di Barito Timur, seperti di Ja’ar, Dayu, Ampah, namun dirinya menyayangkan sampai dengan saat ini komunitas tanaman Bonsai belum terbentuk dan belum mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Dirinya juga menyampaikan kalau di Barito Timur banyak jenis pohon yang bisa dibentuk menjadi bibit Bonsai. Sementara, selama dia menekuni dunia Bonsai, setidaknya berhasil mengkombinasikan berbagai jenis tanaman seperti serut, sancang, dan lainnya sehingga perpaduannya menjadi Bonsai yang terlihat unik.
(as/matakalteng.com)






















Discussion about this post