TAMIANG LAYANG – Vaksinasi massal warga Kandris, Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur (Bartim) nampaknya tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Pada kegiatan vaksinasi yang digelar di Puskesmas Pasar Panas itu hanya sedikit Lansia yang datang untuk divaksin.
Sekretaris Desa Kandris Murdani A.Md mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan sedikitnya minat warga, khususnya Lansia, untuk divaksinasi. “Salah satunya karena sibuk bekerja. Juga karena takut setelah divaksinasi terjadi dampak atau efek samping,” ujarnya, Minggu 20 Juni 2021.
Menurut Murdani, kekhawatiran terjadinya efek samping itu lantaran warga terpengaruh berita di media sosial yang mengabarkan informasi bohong (Hoax). “Karena itu warga takut diperiksa. Warga takut kalau-kalau setelah diperiksa ternyata hasilnya positif. Itu yang banyak dikhawatirkan warga,” ungkapnya.
Padahal, papar Murdani, berkaitan dengan vaksinasi ini pihaknya sudah mensosialisasikan kepada masyarakat luas di Desa Kandris ini. Pihaknya juga menyediakan sarana angkutan untuk antar jemput warga yang bersedia divaksin.
“Tadinya jumlah warga yang terdaftar sebanyak 30 orang, tapi yang kemudian ikut divaksinasi hanya 5 orang,” tuturnya. Murdani masih berharap warga nantinya bersedia divaksin. Untuk itu ia menyilahkan warga untuk datang ke Puskesmas Pasar dan akan dilayani hingga akhir Juni nanti.
“Ayo semua kita ikuti program vaksinasi ini agar terhindar dari Covid-19. Jangan takut, jangan ragu. Vaksin Covid-19 ini sudah mendapat label halal dari MUI dan aman. Semoga Desa Kandris dan desa lainnya di seluruh Indonesia terhindar dari paparan Covid-19,” pungkasnya.
(iwn/matakalteng.com)






















Discussion about this post