TAMIANG LAYANG – Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Barito Timur (Bartim) beberapa desa mengalami banjir, yang merendam puluhan rumah warga setempat. Seperti di Desa Pulau Padang Kecamatan Patangkep Tutui.
Akibat banjir tersebut aktifitas masyarakat menjadi terganggu. Kepala Desa Pulau Padang Karlianto saat dikonfirmasi wartawan ini mengatakan, bahwa banjir didesanya tersebut karena hujan deras bebarapa hari, sehingga sungai meluap dan membajiri pemukiman warga.
“Sudah kita data rumah yang mengalami banjir, tadi malam ada sebanyak 8 rumah yang airnya masuk kerumah setinggi 50 Cm,” ucapnya, Minggu 29 November 2020. Dirinya menuturkan, banjir didesanya memang setiap tahun terjadi, jadi pihaknya tidak kaget lagi.
Namun dirinya meminta kepada warga agar tetap waspada, terutama bagi yang mempunyai anak kecil. “Saya imbau kepada warga agar selalu memperhatikan keluarga terutama anak-anak yang masih kecil yang biasanya bermain main di air, mengingat banjir masih melanda desa kita,” ucapnya.
Akibat banjir tersebut, ujar kades, banyak warga yang tidak bisa menyadap karet karena pohon karetnya direndam banjir. Selain itu, lahan pertanian dan peternakan warganya juga terendam.
Maka dari itu, ia mengharapkan kepada pemerintah daerah Barito Timur agar kiranya bisa membantu warga Desa Pulau Padang, khusus nya warga yang terdampak banjir. “Disini tiap tahun banjir, namun tidak pernah ada bantuan dari pemerintah. Semoga saja tahun ini dapat bantuan,” harapnya.
Meski demikian, Pemdes Pulau Padang juga dalam waktu dekat ini juga akan membantu sembako kepada korban banjir. Ia mengatakan, tahun ini anggaran untuk dana tanggap darurat bencana alam diwilayahnya hanya dianggarkan Rp850 ribu saja.
Berbeda dengan tahun lalu yang dianggarkan Rp3 juta. “Lebih sedikit tahun ini karena ada pandemi Covid-19,” jelasnya. Mengingat dana yang terbatas, dirinya sangat mengharapkan sekali bantuan dari pemerintah untuk warga terdampak banjir didesanya.
(iwn/matakateng.com).


















Discussion about this post