BUNTOK – Ketua Tim Penggerak PKK Barsel Hj. Erna Ardiani mengimbau TP PKK di desa maupun kecamatan untuk membentuk organisasi anti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Kabupaten Barito Selatan (Barsel).
“Dengan adanya kelompok atau organisasi KDRT, maka kekerasan yang terjadi terhadap kaum perempuan dapat diantisipasi sedini mungkin,” ungkap Erna Ardiani, Minggu 21 Juli 2024.
Erna Ardiani mengatakan, TP. PKK desa dan kecamatan harus menghidupkan secara kontinyu pos pelayanan terpadu (posyandu) agar masyarakat semakin mudah dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu, dan anak yang masih balita.
Istri orang nomor satu di Pemkab Barsel itu meminta, agar TP PKK di desa dan kecamatan terus meningkatkan pemberdayaan dan peran aktif dasa wisma sebagai salah satu pilar utama keberhasilan program dan kegiatan PKK di tengah-tengah masyarakat.
Terkait pengembangan tanaman obat keluarga (toga), lanjut wanita berkerudung itu, sudah pasti kewajiban dari TP PKK untuk mampu mengembangkannya secara terus menerus, karena toga sebagai salah satu alternatif pemenuhan gizi keluarga.
Begitu pula kelompok karang taruna yang ada di tingkat desa dan kecamatan, tambah dia, tentunya perlu mendapat perhatian serius, karena sebagai salah satu wadah bagi pemuda dan pemudi berhimpun dalam menyalurkan hobi maupun bakat, termasuk pula tempat melaksanakan berbagai kegiatan positif, terutama dalam mencari jati diri.
“Pastinya kaum muda di daerah berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus itulah, yang nantinya melanjutkan perjuangan dalam membangun daerah untuk menjadi maju,” ujar Erna Ardiani.
(co/matakalteng)




















Discussion about this post