BUNTOK – Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan Deddy Winarwan menyebutkan akan sangat rawan apabila terjadinya ketidaktepatan dalam pengelolaan keuangan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) oleh aparatur pemerintahan Desa.
Deddy Winarwan mengatakan, untuk total ADD dan DD yang besarnya ratusan miliar yang diperuntukan bagi 86 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Barito Selatan, wajib dan harus di kelola secara tepat sasaran.
“Sebab sudah seringkali, diingatkan bagi semua kades di Barsel, untuk serius dalam mengelola ADD dan DD itu,” terangnya, Selasa 17 Oktober 2023. Menurutnya, dengan dana ADD dan DD yang sangat besar di kucurkan oleh pemerintah, sudah pasti diperlukan SDM dari aparatur desa yang benar-benar, serius dalam mengelolanya, guna kemajuan desa.
“Kita harapkan bagi masyarakat desa agar memilih aparatur desa yang memang memiliki SDM yang mumpuni, sehingga dalam pegelolaan ADD dan DD, bisa tepat sasaran. Sehingga jangan sampai ada oknum aparatur desa, yang melihat uang begitu banyak, lalu berpikiran yang lain-lain,” ungkapnya panjang lebar.
Dia menjelaskan, untuk itu maka perlu adanya mekanisme kontrol dari masyarakat untuk mengawasi penggunaan ADD dan DD ini. Hal itu agar dana tersebut sesuai dengan peruntukannya untuk meningkatkan pembangunan di desa.
Kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kata dia, yakni sebagi lembaga desa mempunyai fungsi penting dalam menyiapkan kebijakan pemerintahan desa bersama Kades. “Pastinya dengan adanya kewenangan BPD untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja kepala desa, terutama dalam hal penggunaan keuangan desa harus dijalani sungguh-sungguh,”pintanya mengakhiri.
(co/matakalteng.com)






















Discussion about this post