BUNTOK – Sejumlah nelayan dari Kelurahan Pendang Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melakukan protes akibat kandasnya tongkang milik PT. Seribu Barito di wilayah perairan Kelurahan Pendang yang menghambat para nelayan dalam melakukan aktifitas mereka mencari ikan.
Para nelayan menuntut agar pihak perusahaan segera mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut karena sudah berlangsung selama lebih kurang satu bulan dan selama itu pula para nelayan ini tidak bisa bekerja mencari ikan yang mana kegiatan ini merupakan mata pencaharian mereka sehari-hari.
Karena belum tercapainya kesepakatan dari pihak nelayan dan pihak perusahaan, akhirnya pada Senin, 8 Maret 2021, kedua belah pihak yang berselisih ini dimediasi dan di pertemukan dalam satu forum oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) di aula kantor Dishub Barsel.
Dalam mediasi yang di pimpin oleh Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Barsel, Ir. Daud Danda, MM., dan turut di hadiri Kapolsek Kecamatan Dusun Utara, Ipda Normandi, S.P., dan Lurah Pendang Muhammad Lase.
Di sampaikan oleh Daud bahwa dalam mediasi ini telah di capai kesepakatan dan hasil kesepakat ini harus di selesaikan selambat-lambatnya dalam jangka waktu satu bulan ke depan.
“Jadi hasil daripada mediasi hari ini adalah, bahwa usulan dari masyarakat bukan merupakan ganti rugi bukan juga tali asih, tapi bentuk kepedulian sosial dari pihak perusahaan kepada masyarakat yang di rugikan. Usulan ini juga sudah disetujui oleh pihak perusahaan namun masyarakat harus membuat proposal terlebih dahulu dan mengajukan proposal tersebut kepada pihak perusahaan,” jelas Daud.
Di sisi lain pihak nelayan merasa keberatan dengan persyaratan dari PT. Seribu Barito yang mengharuskan mereka untuk membuat proposal tersebut, di sebutkan oleh koordinator nelayan yang hadir dalam mediasi ini dan enggan menyebutkan namanya bahwa dirinya dan rekan-rekannya sesama nelayan rata-rata berpendidikan rendah sehingga tidak bisa membuat proposal.
Namun persoalan ini di jawab oleh Lurah Kelurahan Pendang, Muhammad Lase. Dirinya menyanggupi untuk membantu para nelayan untuk membuat proposal dan mendampingi sampai urusan ini selesai.
“Pokoknya kami atas nama Pemerintah Kelurahan Pendang siap untuk memfasilitasi masyarakat dan membuatkan proposal yang akan di ajukan kepada pihak perusahaan nantinya. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah Barsel khususnya Dinas Perhubungan karena sudah memediasi dan semoga hasil dari mediasi ini bisa berjalan sesuai dengan keinginan semua pihak,” tutur Lurah Pendang ini.
Kapolsek Kecamatan Dusun Utara yang juga turut menghadiri mediasi tersebut berpesan agar permasalahan ini jangan sampai mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Dusun Utara khususnya di Kelurahan Pendang.
“Yang terpenting permasalahan ini sudah di diskusikan dan di komunikasikan dengan baik sehingga dapat terwujud tujuan bersama dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kelurahan Pendang”, pungkas Ipda Normandi.
(ca/matakalteng.co.id)





















Discussion about this post