BUNTOK – Pada momen Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Desa Patas I dan Desa Sarimbuah, Kecamatan Gunung Bintang Awai pada Senin 8 Februari 2021, Bupati Barito Selatan (Barsel) H Eddy Raya Samsuri mengingatkan masyarakat agar siap menghadapi proses pembangunan, ramah terhadap investasi dengan tetap memperhatikan dan mengutamakan kelestarian lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan itu dengan panjang lebar Bupati Eddy memaparkan tentang pentingnya kesiapan masyarakat dalam menerima dan menghadapi proses pembangunan, karena menurut dirinya proses pembangunan adalah proses yang berkelanjutan dan terintegrasi.
Proses pembangunan dalam suatu daerah di tujukan untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat setempat oleh karena itu masyarakat di tuntut agar menyikapi pembangunan serta dampaknya secara cerdas dan bijaksana.
“Marilah kita jaga lingkungan kita agar menjadi lingkungan yang ramah baik terhadap tamu maupun investasi, karena di atas kita sudah di bangun terus seperti di Penajam Paser Utara yang akan segera menjadi Ibu Kota Negara maka orang akan berbondong-bondong datang ke Kalimantan Timur dan kita sebagai perbatasan pasti akan terkena dampaknya, baik dampak sosial maupun ekonomi dan pola hidup kita juga akan berubah. Jadi kita harus siap jika nantinya akan di bangun jalan Tol dan industri-industri lainnya,” papar Eddy.
Dengan semakin kencangnya program pembangunan yang sedang di laksanakan oleh pemerintah baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah sampai tingkat desa, Bupati Eddy menyampaikan betapa pentingnya sinergitas dari semua elemen yang berkepentingan dalam proses pembangunan untuk saling bekerja sama agar dalam prosesnya tetap berjalan sebagai mana mestinya sesuai dengan asas Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance).
Selanjutnya Eddy Raya juga berpesan kepada masyarakat yang tinggal dan memiliki lahan di daerah yang di kelilingi tambang dan area perkebunan agar tidak menjual lahannya kepada perusahaan/investor. Dirinya lebih mengarahkan agar masyarakat agar bisa menjalin Kerjasama dengan Perusahaan Daerah (Perusda) untuk mengelola lahan tersebut agar masyarakat dapat merasakan hasilnya secara berkelanjutan.
“Kami ingin agar Camat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, dan Juga Para Pengusaha agar bijak dan arif dalam menjaga lingkungan kita. Kalau bisa lahan itu jangan di jual, tapi cukup di kerjasama kan saja dengan perusahaan daerah dan nantinya akan di bicarakan bersama-sama bagaimana sistem dan rumusannya karena apabila di jual, uang dari penjualannya pasti akan segera habis kalau kita sewakan hasilnya bisa di nikmati dalam jangka waktu yang panjang dan kita bisa jaga keberlanjutannya untuk anak cucu kita nanti,” tutupnya.
(ca/matakalteng.co.id)






















Discussion about this post